Mengenal artikel Bulutangkis,
olahraga yang satu ini sangat banyak digemari oleh masyarakat Indonesia
baik kalangan tua maupun muda. Di kota maupun di pelosok kampungpun
bulutangkis sangat diminati, ada yang bermain lapangan terbuka( luar
gedung ),ada juga yang bermain dilapangan tertutup ( dalam gedung ).
Saya sendiri amat senang sekali bermain bulutangkis, lumayan… buat nyari
keringat! Kalau di kampung biasa main dimalam hari sama pak RT dan
warga kampung. Tadinya sich asal mukul aja itu kok, tapi lama lama jadi
pengin serius belajar tekniknya bermain yang benar, biar nggak malu –
maluin gitu..!!
Selain mudah, olahraga raket yang dimainkan oleh dua orang ( untuk
tunggal ) atau dua pasangan ( untuk ganda ) ini dalam prakteknya juga
membutuhkan alat atau piranti pendukung didalam permainannya : seperti
Raket, net, Kok ( shuttlecock ), sepatu dan wasit dalam permainan.
Sejarah singkat Bulutangkis.
Belum diketahui secara pasti asal usul sejarah permainan bulutangkis,
dan sampai sekarang masih menjadi ajang perdebatan karena banyak
versinya. Nenek moyang pendahulunnya disinyalir adalah sebuah permainan
Tionghoa, Jianzi yang melibatkan penggunaan kok tetapi tanpa raket yang
diperkirakan di masa CHINA KUNO, abad ke -12 di kerajaan inggris, di
Polandia awal abad ke-18, Di India akhir abad ke 19, sementara di Eropa
sendiri antara abad 11 dan 14.
Di tahun 1860an, sebuah tempat yang bernama BADMINTON HOUSE yang berada
di Gloucestershire Inggris memulai permainan ini yang tadinya di sebut
“BATTLE DOR and SHUTTLECOCK”dan pada perkembangannya akhirnya dikenal
dengan nama BADMINTON.
Standar peraturan Olahraga bulutangkis mulai dibuat tahun 1887 dan
direvisi pada tahun 1895 dan tahun 1905. Sampai sekarang peraturan
tersebut masih tetap dipakai walaupun ada sedikit mengalami perubahan di
dalamnya.
Bulu tangkis di era sekarang.
Bulutangkis berada di bawah naungan IBF ( International Badminton
Federation ), tahun 1993 IBF berkembang lebih dari 120 negara dunia.
Event pertandingan terbesar bulutangkis yang menjadi ajang kegiatan IBF
yaitu Piala THOMAS CUP dan UBER CUP. Ajang Piala bergengsi ini digelar 2
tahun sekali di tahun tahun genap. Sedangkan ajang pertandingan dunia
lainnya digelar di tahun tahun ganjil.
Beberapa event turnament lainnya juga menjadi tolak ukur dan mengasah
sejauh mana kemampuan dan skill para atlit Bulutangkis di dunia
seperti, All England, Sudirman Cup dan baru baru ini AXIATA cup yang
diadakan di Jakarta & Kualalumpur.
0 komentar:
Posting Komentar